CINTAHUJAN#11
Cintahujan#11
11-o1-2o10
Zzzzzzz.. 081907343*** #sensor™ calling .mataku terasa berat seperti mengangkat beban 40kg.
‘apa neng? Kangen ? baru juga ketemu disekolah’cerocosku
‘eh nenek nenek ganjen , lo dmana ?’
‘dirumahlah . telponan sama orang yang gangguin gw mimpi’sindirku pada Dira
‘A? Dirumah ? ANYA ! lo lupa ya sekarang kita les gitar,lo niat ga seh ?...’ sebelum dira ceramah aku segera mengambil handuk
’15 menit dari sekarang’pekikku sambil sign in ke kamar mandi
∆∆∆
Gedung seni~PELANGI22~
Aku berlari kecil menebus kesalahanku karna kesiangan .
Ruang jingga~
‘nah itu dia,ribet juga ah..’ aku masih sempat ngomel . walaupun,harusnya aku panik karna aku terlambat dan.. ini hari pertama aku les gitar
‘misi pak..’ sapaku lembut sambil nampang senyum ala pevita pearce #hueek!
‘oke masuk!’ tentor itu mempersilahkan aku duduk
‘eh nenek . gaada jam ya dirumah lo?’ canda Dira
‘jam gue uda lo jual semua kan Dir’ aku membalas Dira
Aku berjalan untuk mengambil gitar yang ada di sudut ruangan , perasaanku ada yang memperhatikanku . ia terus mengamatiku. Apa ada ya ng salah dgn diriku ?aku lalu mengalihkan mataku ke orang itu .
‘ia tinggi , manis , dan.. baik ?’ pikirku .
Sedetik kemudian ia mengamatiku lagi nampaknya ia sadar aku juga mengamatinya . untuk satu per seriburupiah detik kami saling bertatapan , entahlah, aku merasa berbeda . dari pengamatanku yang super kilat tadi aku tau dia baik
Jam kini menunjukan pukul 07.00 malam . aku mengembalikan gitar kembali ke sudut ruangan , dan laki laki itu melakukan hal yang sama . iya berdiri disampingku dan melirik ku ‘teruss..’ desahku
‘love at first sight?’hatiku bertanya .
‘mungkin’ aku berbisik sambil tersenyum padanya
Malam ini hujan turun cukup deras . aku dan Dira memutuskan untuk pulang naik taksi , ketika sampai di depan gedung aku melihat laki laki itu tadi melihat lagi ke arahku dan duduk melihat hujan, ia berjalan sedikit untuk menyelamatkan helmnya , dari penanpilan motornya dia pasti anak yang suka balapan liar .
‘Anya ? ayo cepet naik !’ dira menyadarkanku dari laki laki itu. Ia masih melihatku aku tersenyum lagi entah karna apa dan aku masuk ke taksi itu
∆∆∆
‘Dir? Lo tau ga cwok yang pake baju hitem kemaren ? yang tinggi ? trs kemaren ada di dpn waktu mau pulang itu ‘ aku mengingat lagi ciri ciri laki laki itu .
‘ha? Yang baju item banyak kali Anya. Yang tinggi ? segimana maksud elo ? yang ada di dpn ? satpam maksud lo ?’ Dira kembali ke wujudnya yang semula .NGASAL !
‘aduh udah deh gue lupa juga’alihku
‘eh anterin ke toko buku yuk,gw mau beli komik ni’ ajak Dira . aku hanya membalas dgn senyum tanda setuju
~toko buku~
‘eh gw kesana dulu, lo disini aja ya’
‘yayaya sana gih,gw milih asik pilih komik ni’ dira sibuk melihat sinopsis komik komik yang berbaris rapi.
Aku melangkah menelusuri buku buku yang berjejer di sepanjang rak . aku langsung terpana melihat komik gundam edisi terbaru#hahhahahhaha . secepat kilat tanganku meraihnya , namun ...
‘emm.. boleh ga gw yang ambil duluan?’ aku langsung mengalihkan pandangan
#flashback aku langsung meraih komik itu secepat kilat namun dari sisi yang lain terasa berat . ternyata ada yang menariknya juga . sesaat aku melihat orang itu begitupun ia melihatku untuk ke sekian kalinya kami bertatapan lagi. dan.. ia laki laki itu. Pikirku tak percaya
‘oh oke’ katanya sambil tersenyum manis . #oh ralat sangat manis
‘lo yang di tempat les kemarin kan?’ia memulai percakapan dgn ku
‘oh..iya yang..telat’candaku
‘Anya..!’suara Dira menyambarku bagai petir siang bolong.aku menoleh
‘loh? Lo Dim ? ngapain?’cerocos dira
‘nemenin adek Dir’jawabnya
#OTW home
’o itu yang lo maksud Nya?’ tanya Dira
‘iya iya . siapa namanya ?’aku mencari tau sebisa ku
‘itu sih Dimas’
‘o’jawabku seolah tdk peduli padahal .. aa naujibile aku senang
‘na .. naksir ya?’goda Dira
‘apaan sih soktau sekali’ alihku
‘bagus deh, dia nakal loh , dia suka balapan liar . lo udah liat motornya bukan ?’
Sebenarnya aku sudah tau masalah balapan liarkarna sudah melihat motornya . benar bukann dugaanku #tingggk. Aku duduk melihat hujan yang berjatuhan dari bingkai jendela kamarku
‘ah dia nakal’ pikirku
‘semua bisa berubah , hanya waktu. Mungkin lo bisa rubah dia nya ,bukannnya dia kayanya naksir kamu?’ hatiku nyeroscos #tanyahati . aku hanya tertawa mengingat kejadian di ruang jingga kemarin.
∆∆∆
‘hahha.. dia dulu tetangga gw loh’ Dion bercerita padaku tentang Dimas , ternyata Dimas dulu pernah tinggal di sebelah rumah Dion .
Dalam waktu 4 hari sudah banyak informasi yang ku kumpulkan tntang Dimas .
1. Dia nakal dan suka balapan liar
2. Dia sering bolos les musik
3. Dia suka bolos pelajaran fisika
4. Dia mantan tetangganya dion
5. Dia cinta pada pandangan pertama ku
‘tapi.. apa perasaanya sama ya ?’ aku kembali memikirkannya . saat dion menanyakan apa aku suka dgn dimas , aku hanya bilang iya karna dia suka memandangiku tapi aku tak tau perasaanya padaku
‘kalo dia suka sm lo,soalnya banyak yg suka sama dia’kata Dion .yang melukai perasaanku pada kata KALO DIA SUKA SM LO. Yon lo gatau pikirku
Dion itu sahabatku , sebenarnya dulu aku menaruh hati padanya karna dia baik padaku . tapi, ia suka dgn orang lain. Dan mungkin akan jadian dalam waktu singkat.dan aku..?
Sore ini aku les gitar lagi . dari sejam yang lalu aku sudah berdandan . ‘ya, karna ketemu Dimas!’batinku. dan sudah sejam pula aku tidak berkonsentrasi les hari ini . karna Dimas pula
‘dia bolos lagi’gumamku
~~~~~~
3 hari kemudian aku dan Dira pergi ke bukit kura kura .bukit yang indah dipenuhi macam macam pohon pohon yang melambai lambai . deretan pedagang yang menawarkan macam macam aksesoris yang unik . dan hamparan laut yang membentang dibawahnya
Aku menarik nafas dalam dalam . ‘nice..’ bisikku .tiba tiba seseorang mengagetkanku
‘nah ketemu lagi!’sapanya
Aku mengenali suaranya , seperti...
‘eh lo Dim’ aku menoleh dan tersenyum .karna aku tau itu dia “Dimas” . percakapan aku dan dimas dimulai , iya begitu perhatian. Dan mengisyaratkan dia menyukaiku .seperti saat dia menanyaiku apa aku sudah punya pacar atau mengatakan aku manis
Dira datang menghampiriku,
‘lah Dimas lagi.” Dira terkejut
‘haha pis dir, duh gw ketemu terus ni sama Anya . jangan jangan gw jodoh kali ya ?’candanya
Aku kaget mendengarnya .
‘dan pas gw ketemu Anya . pasti dia sendirian, ga bener nih kayanya yang ngajakin pergi’ sambungnya lagi
‘orang Anya aja sih yang keluyuran.gw asik milih gelang .ehh dianya bim salabim langsng hilang’bela Dira
‘lo sih pilih gelang aja kaya pilih cowok, teliti sampe motifnya harus pas ya sama baju lo’aku membela diri,
‘oh..jadi kalo mau jadi cwok lo harus pas ya nya?’sahut Dimas
Aku tak menyangka dimas berkata begitu. Aku kaget ,, sangat kaget.Malamnya aku menceritakan semuanya pada dion.dan lagi lagi Dion sungguh tak peduli dgn aku dan Dimas .mungkin,karna dimas nakal pikirku.tapi tetap saja dion ditak mempedulikan perasaanku, padahal aku tetap menjaga perasaanya walau dulu sangat menyakitkan buatku.
‘udalah ya daripada ganggu cerita gw sama Dimas.mending ga usah dipikirin’bisikku
Tak terasa sudah sebulan . sekarang,Dimas jadi sering les gitar. Aku juga jadi sering bertemu dia . dan asiknya aku dan dia masih sering bertatapan. Dan hanya tersenyum..
∆∆∆
Dimas bercerita pada Dira bahwa ia suka denganku . Dira menawarkan diri sebagai mak comblangnya.
‘ah ? yang bener lo Dir. Gw juga sukka sama dia’mataku berbinar binar saat Dira menceritakan apa yang dimas bilang padanya
‘bagus deh, kalian bakal cocok nih. Tapi nya Dimas bilang dia lagi males pacaran’
‘yah’sahutku sedih
‘tapi lo pernah bilang kan lo mendingan suka sukaan dlu’hibur Dira
Aku sungguh senang seharian aku tak henti hentinya tersenyum
04 maret 2010
Dear, diggie
Diggie dimas bilang dia suka sama gue digg :*
Yipiii gw jg sayang sama dia , yeyeye
Dia love at first sight gua dah .
I love dimas :* sayang sayang dimas
Aku menulis di diaryku . tiba tiba Dion sms aku. Sebenanrnya aku mau cerita tentang dimas , tapi mengingat semua tanggapan Dion . aku jadi malas bercerita
Kini, aku dan Dimas makin dekat , kami sering jalan berdua saat mauk ke ruang jingga. Atau melihat pengumuman bersama di depan . dan masih saling bertatapan tapi jika dulu kami hanya senyum . kini kami tertawa karna lucu dan sudah mengetahui perasaan masing masing
Aku kini sudah lebih perhatian dgn Dimas . saat iya tidak masuk aku langsung menanyakan alasannya #kalah guru bk ==”, atau saat iya akan balapan . aku sering melarangnya , dan dia hanya bilang iya .walaupun aku tau , ia masih tetap mengadu gasnya
Seperti saat dimas pergi ke rumah temannya untuk memodif motornya . aku menyusulnya dan bilang ‘Dim?lo mau ngapain lagi . udah apa Dim ,lo gausah balapan lagi.plis’ mataku berkaca kaca menatap dimas
Semua teman Dimas menatapku , mungkin Dimas mulai sadar .
‘nya, motor gw rusak dipake sm temen gw, gw udah ga balapan lagi nya . gw sayang sm lo dan ga mau lo ninggalin gw gara gara balapan aja’
Dimas mengapus air mataku , sungguh aku tak sanggup melihat matanya .tatapannya sungguh menyesal .
``ditempat lain``
Dion dan dira habis ketemuan . Dion mengatakan sesuatu pada Dira yang membuat aku bingung. Dion bilang dia menyukaiku ! Dira mengatakannya padaku
‘apa?’ lo gila Dir, dia uda nyakitin gw dulu. Lo tau kan ?’reaksiku saat pertama kali tau halsebenarnya
‘dia bilang dia ngelakuin itu buat lo’jelas Dira.
Sepertinya Dira mendukungku dgn Dion sebab Dira tau Dimas itu anak yang nakal . tapi hatiku.. hatiku tdk bisa berbohong lagi . aku sayang sama dimas
Aku bertemu Dimas 3 hari kemudian , aku melihat tatapan matanya ,senyumnya . suaranya , yang makin membuatku tdk bisa melepasnya .aku pilih dia
11 april 2010
Dira mengatakan padaku bahwa selama ini Dimas tdk berhenti balapan , dan lebih parahnya iya juga menyukai cwek lain yang kbih cantik daripada aku . malam itu aku menangis bersama hujan .
Dear,diggie
Digie , padahal gw cm pingin dy berubah jadi yang lebih baik .
gw pingin dia ga nakal lagi . gw pingin dy ga kenapa napa .
gw sayang sama dia , tapi kalo dy ga sayang sm gw itu ga masalah buat gw .
apa yang dia kasi sama gw selama ini . udah cukup buat gw seneng . gw mau dia jadi cwo yang baik .
Cuma itu digg ~
Tetes air mataku mengakhiri tulisanku malam itu, aku tak menyangka dan kecewa . sungguh aku benci dgn Dimas tapi perasaanku aku cinta #np~cintadanbeci .dan Dion ? sungguh ia bagaikan pahlawan di sampingku . iya menghiburku setiap hari . tapi tetap aja aku cinta Dimas
2 hari kemudian .
Dimas datang memasuki ruang jingga . dia masih sempat tersenyum padaku , masih sama walau ada sesuatu yang berbeda . sebenarnya dimas kenapa pikirku? .sungguh perasaanku campur aduk.waktu pulang aku berjalan sangat pelan, sangat pelan sehingga aku yang terakhir di gedung pelangi22 . semua kenangan Dimas menahanku . tiba tiba seseorang menarik tanganku .
‘gw mau ngmng sama lo’ Dimas menarik tanganku . kami berdiri didepan hujan
‘apalagi?lo udah puas nyakitin gw? Gw tau gw ga cantik!’air mataku mengalir menyatu bersama hujan
‘bukan,soal cwe itu. Gw lebih sayang lo nya’Dimas menyakinkanku
‘gw ga bisa ninggalin balapan gw, itu semua hidup gw nya’ dimas menatapku dlam dalam
‘lo juga punya Dion kan? Dia jauh lebih baik daripada gw , lo jg deket sm dia!’
‘Dion? Dia sahabt gw Mas!’
‘gw ga bisa kalo lo tetep balapan~!’ aku berlari menerobos hujan mencari taksi yang lewat dan pergi meninggalkan Dimas dgn sejuta kenangan dibawah pelangi22
∆∆∆
Sampai di rumah aku langsung mengirim sms ke Dira . menceritakan semuanya .
‘baguslah. Kalo gt .biarin aja dia balapan’ balas Dira
‘kapan,dir?’
‘sekarang lah,katanya temen gw sih sekarang pada rame nih orang balapan.si Dimas jg ada tadi’ Dira membalas sms ku
Aku langsng kaget melihat sms Dira . malam malam begini ? hujan ? dan.. bagaimana dgn perasaan Dimas ? aku langsung menelpon Dira dan mengantarku pergi menemui Dimas .sepanjang jalan aku hanya menangis . dan sampai di hadapan Dimas , aku memohon supaya dia tidak melakukan balapan itu , tapi iya tetap bersikeras tdk mau
‘apaaan sih lo? Ini dunia gw . lo ngapain disini? Lo kan uda ga peduli lagi!’ Dimas membentaku . aku tdk berani menatap matanya karna aku tau ia marah besar
‘tapi..tapi plis gw mohon lo jangan balapan.. gw ...’ suara ku hilang bersamaan dgn sorak sorai penonton . aku tau Dimas bisa celaka .
Aku melihat dia sungguh tidak berkonsentrasi memacu motornya beberapa kali hampir menabrak , aku tak tahan lagi . aku takut terjadi sesuatu yang tak ku inginkan
Aku berlari menerobos hujan memotong jalan dan kini hanya berjarak 5 ,meter dari deru motor yang ada di hadapanku , tubuhku kehilangan keseimbangan saat salah satu motor itu menyenggol tanganku , aku hanya bisa mendengar semua motor itu mengerem dengan tajam , salah seorang diantaranya berlari ke arah ku .
‘ANYA!!’ Dimas menjerit mengampiriku .
‘Dim, lo jangan balapan lagi’aku mulai melemah . orang orang semakin ramai mengerumuniku . dira jg ada disana disampingku melihat keadaanku yang mulai hilang kesadaran . aku tak kuat lagi . pertama kali aku bertemu dimas saat hujan dan terakhir kali .. saat hujan , aku menarik nafas dalam dalam dan merasaakan diriku amat ringan diiringi semua teriakan yang pecah saat menyadari aku pergi untuk selamanya .
∆∆∆
Aku berdiri di dpn gedung pelangi22 menatap bayangan Anya yang masih ada di pikiranku . sudah 2 minggu yang lalu , saat aku kehilangan Anya . aku memacu motorku menuju rumah Anya
‘permisi tante’ sapaku melihat wanita yang sedang duduk di teras rumah itu
‘Dimas? Ayo masuk’ Sapanya ramah
‘makasi tante’ aku mengambil tempat di sebelah wanita itu , ia mamanya Anya , ia masih sangat terpukul karna kehilangan putri tercintanya
‘tante , boleh ga kalo aku masuk ke kamarnya Anya ?’aku menawarkan diri
‘silahkan dik , kamar anya ada diatas’
Aku melihat awan yang membumbung tinggi
‘hujan’ lirihku sambil tersenyum . mengingat semua kenangan aku dan Anya saat hujan turun , saat kami bertemu , berduaan , dan berpisah? Aku kembali tenggelam dalam kesedihan ku raih foto Anya dan memandangi lagit kembali , tibatiba mamanya anya menyodorkan sebuah buku kepadaku
‘ini buat kamu nak’ tante yakin Anya akan memberikan ini buat kamu’ sambil menyodorkan sebuah buku padaku dan kembali menuruni anak tangga. Aku melihat buku itu ‘DIGGIE’ dan mulai membacanya . ini tentang kisah hidup anya . dan pesan anya padaku
12 april 2010
DEAR DIGGIE , digii gw sayang sama dimas , bagaimanapun dia .
gw Cuma gasuka liat dia balapan , gw pingin dia berubah, gw mau .. dia jadi lebih baik .gw ga pingin dia hancurin semua harapan orang yg sayang sm dia .
gw tau dia baik , gw liat itu dari matanya , dia bisa buat gw suka cm dari dia ngeliat gw . diggie, dia cinta pada pandangan pertama gw , senyumnya,matanya.suaranya.langkahnya.semua.. tentang dia .. , dim, gw pingin lo jadi orang yang lebih baik , gw yakin lo bisa ..
Air mataku mengalir membacanya .matahari bersinar tanpa kurasa . dan pelangi tersenyum menyapa .
‘gw yakin gw bisa berubah buat lo Nya’
THE END



0 komentar:
Posting Komentar